Wednesday, July 13, 2011

Part 2: TV and Commercials

I watched a lot of television program in Indonesia. By a lot, I mean very very many. I have nothing to do (Well actually I had a lot but I'm too frigging lazy to do it so yeah) I always watched television majority of times.

Most of Indo TV involves thousands of different SINETRON and FTV. Kalo lo orang indon pasti tau lah... Dari Bertukar Putra Putri sampe sinetron engga jelas yang isinya pelet peletan engga jelas. Sepanjang tiga minggu summer kemarin, yang gue lihat di TV secara reguler adalah a lot of Barbie Movies sepert Fairytopia, Fairytopia Mermaida (berasa maksa banget ga sih?) dan satu lagi yang Barbienya main band gitu deh lupa judulnya apa. Bioskop TransTV, Global sama RCTI. Dan percaya nggak percaya, gue masih nonton Arti Sahabat (silakan ngakak) untuk tertawaa. ha. ha. ha.

Ada juga adaptasi dari acara acara luar negeri yang gue ga ngerti sama sekali walaupun udah nonton berkali kali. Ada acara yang cerita orang rame-rame hidup dalam ruangan tertutup entah ngapain disitu. Mereka kaya diawasin sm orang dari luar dan mereka tidak terlihat seperti tahu keadaan dunia luar. Mereka nurutin perintah dari suara yang mereka cuman denger. Mereka bahkan kayaknya gatau itu suara siapa. Dan menurut gue acara ini aneh. Sekian.

Ada lagi acara reality show yang bener-bener jauh dari reality. Seperti Terme**k-m***k yang terlihat seperti di script. Yang tadinya masalah selesai di satu episode, sekarang harus pake bersambung dulu. Ceritanya juga makin sureal dan ngga jelas. Ada lagi yang judulnya bilangnya cerita dari kehidupan nyata orang disekitar, tapi semuanya terlihat tidak nyata. Jadi kalo menurut gue, reality show disana adalah sama dengan sinetron dengan tambahan efek kamera yag bergoyang hebat.

Yang harus wajib musti kudu ditonton kalo di indo tetep aja lah acara yang satu ini yang bernama OPERA VAN JAVA! Yang dari 2 tahun lalu sampe sekarang gue kalo pulang harus nonton setiap hari. Yang selalu sukses mengisi malam malam hampa gue (cailah) yang selalu sukses membuat gue ketawa tanpa henti membuat perut gue sukses sakit setiap malam (lebih terlihat menyakit daripada menghibur tapi ini acara beneran masih lucu aja).

Tetapi ada satu hal yang gue ga suka dari TV Indo dan hal ini adalaaaah.... IKLANNYA. Iklan di tivi sana itu super banyak dan super lama. Bayangin yaaaa setiap segment yang lamanya paling palingbanter 10 menit (yang bahkan ga kerasa kaya 10 menit) berbayar iklan bejibun yang lamanya 100 abad, ehm maksud gue 10 menit juga. Apalagi kalo acaranya laris bisa bisa segmentnya cuman 5 menit kali -,-

Dan iklan disana cuman berkisar iklan acara, iklan rokok, iklan hape yang bisa buat internet, iklan provider hape daaaaan iklan beauty products. Dan gue akan bahas yang terakhir.

Menurut gue iklan beauty products disana cuman bertujuan untuk... membuat kulit para perempuan menjadi lebih putih. and that's that. fullstop.

Setau gue yaaaaaa... orang indo itu kulitnya kalo ngga kuning langsat ya sawo matang. Bukan putih. OKE ADA YANG PUTIH tapi bukan putih yang seperti ituuu. Hampir semua iklan iklan di tivi itu selalu objektifnya untuk membuat kulit si cewek menjadi lebih putih, lebih cerah, lebih putih. Padahal kulit orang indo bukan putih (yang seperti itu).

Ada satu iklan yang ceritanya mereka lagi mau foto buat yearbook or whatever. Trus ini fotografer entah darimana asalnya dapet alat yang digunakan untuk mengukur kecerahan dan keputihan kulit seseorang. Terus ini cewe kulitnya putih sendiri. Yang dua temennya kulitnya gelap *tipikal cewe indo* jadi mereka butuh lebih banyak lampu supaya pas difoto mereka terlihat lebih terang. Trus cewe ini promosi ini body lotion trus tiba2 mereka jadi putih cemerlang.

HA. HA. HA.

Lucunya disaat orang bule bersusah payah mendapatkan kulit yang kuning langsat, kecoklatan atau sawo matang. Mereka susah payah ngeluarin duit beli tanning spray atau lotion, ke pantai berjemur lama lama, sampe ke salon pake tanning bed. Sampe kulitnya ada yang rusak segala. Tapi di sisi lain dunia, orang yang kulitnya udah tan malah minta kulitnya putih. Hmm.

Gue jadi inget komentar guru basa inggris favorit gue tentang istrinya.. Yang intinya hampir mirip dengan isi paragraf diatas. Untuk lebih jelas lagi intinya adalah..

Kita susah puas. *gue salah satunya juga loh*

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...